Total Pengunjung : 5,765,071
Pencarian Produk Hukum
Kategori:
Tahun:
Nomor:
Subjek/Tentang:
Status Akhir:
Beranda Berita

DPRD Ajak Perkuat Peran Bukittinggi sebagai Kota Perjuangan

tim Dokumentasi Sekwan Kota Bukittinggi.
Rapat Paripurna Hari Jadi Kota ke-241, Senin, 22 Desember 2025.
HUMAS DPRD - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bukittinggi menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota (HJK) Bukittinggi ke-241, bertempat di Balai Sidang Bung Hatta, Senin (22/12/2025).
Peringatan HJK tahun ini mengusung tema “Meneguhkan Jati Diri Kota Perjuangan di Tengah Arus Modernisasi Global.”
Rapat Paripurna tersebut dihadiri oleh Pimpinan DPRD Kota Bukittinggi, yakni Ketua DPRD H. Syaiful Efendi, Lc., M.A., Wakil Ketua Beny Yusrial, S.IP, dan Wakil Ketua Zulhamdi Nova Candra I.B., A.Md., serta seluruh Anggota DPRD Kota Bukittinggi. Kegiatan ini juga didampingi oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris DPRD Kota Bukittinggi, Ade Mulyani, S.E., M.Si., bersama seluruh jajaran Sekretariat DPRD Kota Bukittinggi. Hadir pula unsur Forkopimda, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kota Bukittinggi periode 2024–2029, H. Syaiful Efendi, Lc., M.A., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh undangan, termasuk niniak mamak, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat Kota Bukittinggi yang telah berkontribusi dalam perjalanan pembangunan daerah.

Ia menegaskan bahwa penetapan Bukittinggi sebagai Kota Perjuangan merupakan identitas dan pilihan sejarah yang lahir dari nilai adat, semangat perjuangan, serta kebersamaan masyarakat. Momentum Hari Jadi ke-241, menurutnya, harus menjadi ruang refleksi bersama untuk melakukan koreksi, introspeksi, dan evaluasi terhadap capaian pembangunan yang telah dilalui.
“Atas nama DPRD, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas berbagai prestasi dan penghargaan yang telah diraih. Capaian tersebut sejatinya adalah milik masyarakat Kota Bukittinggi,” ujarnya.

Namun demikian, Ketua DPRD juga mengingatkan agar seluruh pihak tidak terlena dengan berbagai capaian tersebut. Tantangan ke depan masih besar, sehingga diperlukan penguatan sektor usaha dan perdagangan agar mampu menembus pasar global, didukung oleh manajemen profesional, sumber daya manusia yang andal, permodalan yang tepat, serta inovasi berkelanjutan demi mewujudkan Bukittinggi Gemilang secara nyata dan berkesinambungan.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Bukittinggi, Zulhamdi Nova Candra I.B., A.Md., dalam penyampaian kronologis Hari Jadi Kota Bukittinggi, menguraikan perjalanan sejarah panjang kota ini hingga dikenal dengan nama Bukittinggi. Ia menekankan bahwa kota ini tumbuh sebagai pusat perjuangan, pendidikan, dan pemerintahan di Sumatera Barat. Nilai sejarah tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun jati diri Bukittinggi sebagai kota yang berkarakter, beradat, dan berdaya saing, tanpa meninggalkan akar sejarah di tengah dinamika perkembangan zaman.
Tokoh adat Kota Bukittinggi, Inyiak RDS Datuak Rajo Endah, dalam kesempatan tersebut menegaskan pentingnya menjaga nilai adat dan budaya Minangkabau sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat dan penyelenggaraan pemerintahan. Menurutnya, adat dan sejarah harus berjalan seiring dengan pembangunan agar kemajuan yang dicapai tetap berpijak pada jati diri dan kearifan lokal.
Perwakilan Gubernur Sumatera Barat, Medi Iswandi selaku Asisten III Setda Provinsi Sumatera Barat, menyampaikan bahwa Bukittinggi tidak hanya berperan sebagai kota tujuan wisata dan penggerak ekonomi lokal, tetapi juga memiliki peran strategis sebagai simbol penting dalam mendukung pembangunan daerah secara keseluruhan di Sumatera Barat. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, lanjutnya, memberikan dukungan penuh terhadap upaya menjadikan Bukittinggi sebagai kota kesehatan melalui penguatan layanan kesehatan, peningkatan kualitas lalu lintas, pelayanan publik, serta penataan kota yang lebih tertib dan terintegrasi.
Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan bahwa dalam sepuluh bulan masa kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota, Pemerintah Kota Bukittinggi terus berupaya menjalankan pembangunan sesuai dengan perencanaan, meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran dan kebijakan efisiensi keuangan. Efisiensi tersebut, menurutnya, tidak dijadikan alasan untuk menghentikan pembangunan.

Berbagai program prioritas tetap dijalankan, antara lain penanganan bencana, renovasi taman-taman kota, perbaikan infrastruktur jalan, penataan dan pengelolaan pasar, penyelesaian status tanah kawasan Fort de Kock, peningkatan sektor pendidikan, penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat, serta penguatan kerja sama dengan sektor perbankan guna mendukung kesejahteraan masyarakat Kota Bukittinggi.

Rapat Paripurna peringatan HJK ke-241 ini diharapkan menjadi momentum bersama untuk memperkuat sinergi antara DPRD, Pemerintah Daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga jati diri Bukittinggi sebagai Kota Perjuangan sekaligus mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Pada akhir acara diselingi dengan sesi Foto Bersama

*RSP



KATA KUNCI

BAGIKAN

BERI KOMENTAR