Total Pengunjung : 7,243,237
Pencarian Produk Hukum
Kategori:
Tahun:
Nomor:
Subjek/Tentang:
Status Akhir:
Beranda Berita

Musrenbang RKPD 2027 Jadi Momentum Sinkronisasi Program Pembangunan Bukittinggi

Tim Dokumentasi Persidangan dan Per Undang-undangan.
DPRD Bukittinggi Tegaskan Komitmen Pembangunan Berbasis Aspirasi pada Musrenbang RKPD, Kamis, 26 Maret 2026.
Humas DPRD - Pemerintah Kota Bukittinggi bersama DPRD Kota Bukittinggi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Kegiatan ini berlangsung di Balairuang Rumah Dinas Wali Kota Bukittinggi, Kamis (26/03).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Bukittinggi, di antaranya Ketua DPRD Kota Bukittinggi, H. Syaiful Efendi, Lc., MA, Wakil Ketua I Beny Yusrial, S.IP, Wakil Ketua II Zulhamdi Nova Candra, IB., A.Md, serta Anggota DPRD Dedi Fatria, SH., MH dan Amrizal, A.Md. Turut mendampingi Sekretaris DPRD Kota Bukittinggi, Drs. Hendry, ME, bersama unsur pemerintah daerah, Forkopimda, akademisi, tokoh masyarakat, serta pemangku kepentingan pembangunan lainnya.
Tahapan Penyusunan RKPD 2027

Kepala Bappelitbangda Kota Bukittinggi, Ade Mulyani, menjelaskan bahwa penyusunan RKPD Tahun 2027 telah melalui tahapan perencanaan yang partisipatif dan berjenjang. Proses diawali dengan kick off meeting penyusunan RKPD pada 9 Januari 2026, dilanjutkan Forum Konsultasi Publik terhadap rancangan awal RKPD pada 12 Februari 2026, serta Musrenbang tingkat kecamatan yang dilaksanakan pada 5 hingga 9 Maret 2026.

Musrenbang RKPD ini bertujuan membahas prioritas pembangunan daerah tahun 2027 sekaligus menghimpun masukan dan saran guna penyempurnaan rancangan RKPD Kota Bukittinggi.

Melalui forum ini diharapkan tercapai kesepakatan terhadap prioritas pembangunan yang selaras dengan sasaran pembangunan Provinsi Sumatera Barat maupun nasional sesuai tema pembangunan yang telah ditetapkan.

Bappelitbangda juga telah menghimpun berbagai usulan pembangunan dari seluruh tahapan perencanaan, meliputi:

  •  Belanja wajib dan mengikat Tahun 2027 sebesar lebih dari Rp657 miliar, 
  •  162 usulan kelurahan dan Musrenbang kecamatan dengan kebutuhan anggaran lebih dari Rp35 miliar, 
  •  Belanja prioritas daerah sekitar Rp196 miliar, 
  •  serta belanja yang bersumber dari pokok-pokok pikiran DPRD. 
Sinergi Perencanaan untuk Pertumbuhan Ekonomi

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi, menekankan bahwa perencanaan yang matang, sinergi lintas sektor, serta inovasi menjadi kunci percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurutnya, penyelarasan potensi antar daerah secara terintegrasi akan mampu mendorong perekonomian regional ke tingkat yang lebih tinggi. Bukittinggi dinilai memiliki posisi strategis sebagai pusat perdagangan dan pariwisata yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat.

DPRD Pastikan Aspirasi Masyarakat Terakomodasi
Ketua DPRD Kota Bukittinggi, H. Syaiful Efendi, menegaskan bahwa Musrenbang RKPD bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi ruang partisipasi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi pembangunan.

DPRD menjalankan fungsi representasi dengan memastikan kebutuhan masyarakat terakomodasi melalui pokok-pokok pikiran DPRD sebagai landasan strategis agar pembangunan berjalan tepat sasaran, berkualitas, dan transparan.

Ia menjelaskan empat pilar utama pembangunan daerah meliputi pendidikan, kesehatan, ekonomi, serta infrastruktur dan sarana prasarana publik.

Di bidang pendidikan, peningkatan kualitas diarahkan tidak hanya pada kecerdasan intelektual, tetapi juga pembentukan karakter generasi muda. Pada sektor kesehatan, penguatan Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan peningkatan layanan RSUD menjadi prioritas utama. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi ditargetkan mencapai 4,3 persen pada tahun 2027 melalui penurunan kemiskinan dan pengangguran yang didukung pembangunan infrastruktur berkualitas, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

Syaiful Efendi juga menambahkan bahwa arah pembangunan Kota Bukittinggi 2025–2029 berlandaskan visi “Bukittinggi Gemilang, Berkeadilan, dan Berbudaya” melalui kolaborasi pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, media, dan teknologi, sehingga pembangunan berjalan seimbang antara aspek fisik dan nonfisik.

Fokus Pembangunan Tahun Ketiga RPJMD
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan bahwa RKPD Tahun 2027 merupakan tahun ketiga pelaksanaan RPJMD Kota Bukittinggi 2025–2029 dengan tema:

“Transformasi Kota Terintegrasi Menuju Pertumbuhan Ekonomi yang Berkualitas.”

Program pembangunan difokuskan pada upaya terintegrasi yang mendukung pengembangan kota sekaligus meningkatkan perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat secara merata.

Pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan merupakan pertumbuhan inklusif yang dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat melalui penurunan tingkat kemiskinan, menjaga rasio gini, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Kota Bukittinggi juga memperoleh perhatian khusus dari Pemerintah Pusat melalui RPJPN 2025–2045 dan RPJMN 2025–2029 sebagai bagian pengembangan kawasan pariwisata dan ekonomi kreatif nasional di Sumatera Barat. Selain itu, Bukittinggi ditetapkan sebagai kota percontohan pengembangan perkotaan terintegrasi melalui proyek Integrated City Planning (ICP), dengan fokus pengembangan pada Koridor Jalan Sudirman dan kawasan Pasar Simpang Aur.

Dalam jangka panjang, Bukittinggi diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi regional sekaligus episentrum aktivitas pariwisata dan perdagangan di wilayah sekitarnya.

Program Prioritas Pembangunan Daerah

Wali Kota juga memaparkan sejumlah program prioritas yang telah berjalan, antara lain peningkatan kualitas SDM melalui seragam sekolah gratis bagi pelajar SD dan SMP, rehabilitasi sekolah, pembangunan perpustakaan daerah dan Surau Gemilang, peningkatan sarana prasarana RSUD, layanan antar-jemput pasien gratis, angkutan gratis bagi pelajar, serta program Generasi Gemilang dan Sekolah Keluarga Gemilang.

Selain itu, pemerintah daerah terus mendorong penguatan ekonomi digital berbasis pariwisata, ekonomi kreatif, perdagangan dan jasa, penyelenggaraan berbagai event ekonomi masyarakat, pengembangan sistem perlindungan sosial berkeadilan, serta peningkatan tata kelola pemerintahan yang baik.
Penutup dan Sesi Foto Bersama

Musrenbang RKPD Tahun 2027 ditutup dengan penandatanganan berita acara kesepakatan hasil Musrenbang sebagai bentuk komitmen bersama antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menyusun arah pembangunan Kota Bukittinggi tahun 2027.
Sebagai rangkaian akhir kegiatan, seluruh pimpinan daerah, unsur DPRD Kota Bukittinggi, Forkopimda, serta peserta Musrenbang melaksanakan sesi foto bersama. Momentum tersebut menjadi simbol sinergi dan kolaborasi antara eksekutif dan legislatif dalam mewujudkan pembangunan Kota Bukittinggi yang berkelanjutan, inklusif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

*RSP



KATA KUNCI

BAGIKAN

BERI KOMENTAR